Selasa, 28 Juli 2015

Kembali menyapa!

Sudah lama tidak menyapa blog kecil yang berdebu ini. Rasanya ingin tertawa ketika membaca tulisan-tulisan yang lampau. Di selang waktu yang terbilang sibuk(sok sibuk lebih tepatnya) gue luangkan waktu buat basa-basi nulis blog lagi. Ingin sekali gue nulis apa yang ada di pikiran gue ini, tapi ya tidak semuannya bisa di share bukan di situs internet? apalagi maraknya sosial media yang mengguncang Indonesia akhir-akhir ini.

Jujur, selama ini emang gue sibuk belajar untuk mengejar ranking bukan mengejar cita-cita. Ya tapi semenjak gue menginjakkan kaki di kelas paling bawah ini mungkin gue akan berusaha mengejar cita-cita kayaknya. Dan akan lebih sibuk lagi karena kalau memang jodoh universitas gue ngga di Indonesia, mungkin gue akan nyoba ngambil les TOEFL/IELTS buat ngambil program study di luar negeri.

Untuk post selanjutnya sih, gue cuma pingin share cerita-cerita gue keliling pantai Indonesia kali ya. Karena emang dari dulu gue ingin keliling pantai Indonesia yang bener-bener belum terjamah sama anak-anak gaul yang sukanya cuma nangkring di situ doang. Jujur aja, gue bukan tipe orang yang suka mengambil foto-foto gitu di pantai, tapi lebih suka menikmati keindahan pantainya daripada sekedar foto-foto. Tapi setidaknya gue memotret satu foto untuk kenang-kenangan sebagai tanda bukti kalau gue pernah kesana.

Jadi, doakan saja ya agar nanti gue sukses mendapatkan jodoh universitas gue, dan doakan saja agar gue bisa ngeshare pengalaman-pengalaman gue keliling pantai Indonesia.

Minggu, 18 Januari 2015

Describe about me?

Udah liat post-postan gue kan? Ya silahkan dibaca saja
Emang terlalu puitis hehehe, tapi orangnya gak sepuitis yang kalian kira kok
Honestly, gue orang yang freaky abis untuk sama teman,sahabat,dan pacar[belum ada]. Kalo sama orang [new] gue terlalu pendiam kali ya. Dan, gue orang yang easy going banget entah ada orang yang mau ngajak gue nonton, ke pameran, ke dufan, atau ke pulau entah berantah asal gue ada money pasti gue mau-mau aja. Misterius. yup, gue emang susah ditebak kadang gue sendiri juga bingung maunya gue itu apa sebenernya. Moody banget parah, kalo ngerjain sesuatu tergantung sama mood tapi kadang gue bisa menyembunyikan mood gue kalo lagi bete banget. Cengeng, mungkin maksud gue baperan kali ya kalo kata anak zaman sekarang, gampang banget bawa perasaan entah ini entah itu. Selalu sayang banget sama keluarga gue, kadang gue bersyukur banget udah punya keluarga yang sayang banget sama gue, perhatian, dan ngga membanding-bandingkan gue sama adek gue. Intuisi gue tajem parah, kadang gue tau aja kalo orang lagi galau ngegalauin siapa gue tau tanpa dia cerita ke gue, kadang gue juga tau siapa orang yang suka sama gue tapi ya gue diem aja tanpa berkata apapun. Pernah mengecewakan orang lain, dan ada sedikit drama waktu itu. Tapi sekarang dramanya terhapus dan udah di ganti sama orang lain yang hadir tepat waktu. Gampang banget sayang sama orang, entah temen atau gebetan baru. Tapi kalo bener-bener sayang dan orang itu sayang balik gue bakal overload gitu sayangnya. Terlalu anggun untuk menari katanya. Lagi demen banget sama gamelan, entah itu bener-bener alat musik yang paling keren di Indonesia kali ya. Terlalu bodoh untuk dibodohi. Gampang banget percaya sama orang, tapi kalo sekali orang itu pernah boongin gue susah untuk percaya lagi. Selalu sering dibohongi dengan teman-teman dekat. Parah mereka emang jahat tapi paling gue sayang deh. Selalu takut untuk nonton film horror, tapi tetep aja ngeyel dan penasaran endingnya nontonnya cuma tutup mata dan gatau ceritanya gimana. Selalu takut sama serangga, padahal dulu gue bener-bener gatakut sama gituan. Dulu gue orangnya bolang banget parah, makanya sekarang coklat beut nih badan. Sangat bodoh dalam cinta. Ah sudahlah jangan membahas itu. Karna tidak-penting itu privasi ya. BHAY.
Makasih udah mau baca post-an yang tidak jelas ini, jangan dibawa ke hati ya. 
Love,Racha

Ketika orang itu hadir

Ku tutup lembaran-lembaran kertas yang kusam itu, dan kubuangnya ke lautan yang sangat luas
Ku buka lembaran kertas yang baru
Yang masih bersih, tanpa ada kotoran di sisi-sisinya
Aku tahu, Tuhan sangat adil dengan ku
Ia mengetahui apa yang aku butuhkan bukan apa yang aku inginkan
Ini memang sangat jauh dari apa yang aku inginkan
Tapi aku menerimanya ketika orang yang Tuhan berikan itu hadir
Ia datang dikala aku sedih,senang, atau perasaan apa pun itu
Aku tahu dia tidak sesempurna orang itu
Tapi ia sangat cukup baik untukku
Terima kasih telah hadir di tengah-tengah kehidupanku yang selalu kelam sebelumnya
Terima kasih karena engkau adalah pelangi setelah hujan untukku:)

Rabu, 03 September 2014

Ketika cinta datang terlambat

Rasanya aku ingin tidur dan bangun disaat aku tidak mengetahui apa-apa.
Tidak mengerti apa itu cinta
Sakit hati dan karma
Mengapa cinta terkadang datang terlambat?
Aku selalu merasa orang terbodoh didunia
Sudah membiarkanmu lama mencintai aku
Dan ketika kamu telah menemukan orang yg peduli dengan mu
Kini engkau pergi jauh dari kehidupanku
Sementara aku hanya bisa memendam perasaan ini
Entah seberapa lama akan dihati ini
Walaupun aku sudah menemukan penggantimu nanti
Tapi hati ini tetap milikmu
Maafkan aku jika ku mencintaimu dengan terlambat
Maafkan aku karena telah mengabaikan perasaanmu
Maafkan aku kana aku telah egois dengan pikiranku
Maafkan aku jikalau aku malu menyatakan perasaan ini

Love, racha

Kamis, 24 April 2014

Negatif

Ketika menginjakkan kakiku di dunia ini, aku merasa lain dari yang lain. Sebagai seorang yang ceria, peduli, cinta linkungan itu adalah hal positif yang ada dalam diri aku sendiri. Walaupun begitu aku memiliki sifat yang sedikit pasif dengan keadaan yang baru aku kenal. Aku sangat takut dalam kelompok yang baru aku kenal. Walaupun sebenarnya aku dapat beradaptasi dengan mereka. Tapi butuh waktu yang sangat lama dalam hal peradaptasian tersebut.

Sangat menjengkelkan. Seketika aku lebih merasa senang dengan kesendirian dan mimpi-mimpi yang tersebar di pikiranku. Tetapi aku tidak bisa menjauh dari kenyataan. Dan aku sangat membenci kenyataan, aku lebih mencintai mimpi. Hanya mimpi. Dan mimpi. Sampai aku lupa mimpi itu bukanlah kenyataanku.

Aku juga sangat membenci pikiranku yang selalu memendam sesuatu hal. Tidak bisa diluapkan kepada seseorang walaupun ia kekasihku, sahabatku ataupun keluargaku. Aku lebih menyukai perasaan itu dirahasiakan dengan diriku. Sungguh, sebenarnya aku tidak bisa menahan ini. Tapi inilah kenyataannya, aku pun juga tidak bisa meluapkan perasaanku kepada orang lain. Hanya diri sendiri yang bisa menahannya.

Orang selalu berfikir bahwa aku ini misterius. Didepan seperti ini. Di belakang seperti ini. Sampai mereka pun bingung aku seperti apa. Tapi itulah aku. Itulah diriku. Tanpa bisa diubah sekalipun.

Aku juga membenci diriku. Terkadang aku terlalu pesimis. Bahwa suatu hal yang aku dambakan tidak bisa diraih. Maka dari itu terkadang aku tidak menjalani mimpi yang kudambakan tersebut. Sungguh sedih. Harusnya aku lebih semangat untuk mendapatkan mimpi itu tapi jika terlihat itu tidak bisa diraih aku lebih memilih untuk mundur. Ini salah. Aku mundur sebelum berperang. Kenyataan yang pahit bahwa aku memiliki sifat yang seperti ini.

Aku ini seorang pisces yang dicintai semua orang. Terkadang aku berfikir bagaimana orang membenciku? Akankah ia ingin membunuhku lebih dari apapun itu?

Dan ini membuat aku merasa tidak nyaman, dan engkau tahu apa maksudku itu. Karna aku seorang yang misterius maka dari itu aku lebih menyukai misteri. Entah apalah itu, abaikan perkataan aku sebelum ini



Selasa, 22 April 2014

Cinta

Kehidupan ini memang aneh. Aku memiliki pengalaman cinta yang bisa dibilang 'Rumit' Terkadang aku berhitung kapan aku berpisah dan memiliki pasangan lagi. Perhitunganku pun ternyata sama dari perpisahan sampai akhirnya aku memiliki orang yang berkesan.

Ini terjadi sekitar 2 tahun yang lalu, ketika aku berpisah dengan kekasihku aku lebih memilih untuk sendiri selama hampir 1 tahun. Ketika aku ingin merencanakan perayaan pesta kesendirianku satahun tersebut, 2 bulan sebelum 1 tahun tersebut aku sudah memiliki kekasih baru yang kudambakan. Dan begitu juga dengan sekarang, aku merasa terkekang dengan keadaan yang seperti ini. Merasa aneh dalam kehidupan ini.

Bukan hanya itu saja. Ini memang aneh. Sekolah Dasar bukanlah permulaan yang baik dalam berpacaran. Tetapi aku mengalami hal tersebut di ujung tanduk Sekolah Dasar aku memiliki sahabat yang memang kudambakan, dalam arti aku jatuh cinta kepadanya(cinta monyet). Ia sahabatku. Mama kita saling bersahabat. Ternyata sahabat bisa meluluhkan hati satu sama lain. Dan kita berpisah, diakhiri dengan sang pria. 3 tahun kemudian(3SMP), aku mengalami hal yang sama. Dan kita berpisah, diakhiri dengan sang pria.

Kenyataan yang memang pahit. Aku sudah menduga-duga 3 tahun kemudian akan terjadi hal yang serupa. Merasa aku adalah orang terbodoh yang bisa membaca percintaannya sendiri. Sangat menyakitkan. Untuk kaum hawa itu adalah luka yang paling parah. Dan mungkin tidak bisa disembuhkan tanpa kita menyadari betapa berharganya hidup kita lebih dari sang pria.

Aku pernah berperan dalam cinta yang dipaksakan. Itu menyakitkan. Maksud aku cinta yang hanya dalam pikiran bukan dari hati yang tulus. Rasanya aku merasa bersalah mengakhiri orang tersebut. Tetapi aku harus, karena pikiran tersebut telah dirampas. Hati adalah kunci dalam kesetiaan setidaknya kita juga berpikir dengan hati bukan hanya pikiran. Karena dari itu Cinta tak bisa dipaksakan. Cinta tak bisa hanya dengan pikiran. Melainkan dari hati. Yang tulus.

Selasa, 01 Oktober 2013

Mencintaimu dalam diam



Dalam diam aku mencintaimu. Sunyi. Tidak ada yang mengetahui hal tersebut, sahabatku pun tidak mengetahui hal itu. Menjadi senderanmu, itu mungkin adalah hal yang mustahil bisa terjadi. Aku hanya bisa terdiam disini, melihat mu tertawa dengan teman-temanmu. Dari jauh. Aku memperhatikanmu secara diam-diam. Mungkin aku bisa dibilang sebangai manusia yang tidak punya nyali. Aku takut. Karena aku tidak mengenalmu lebih jauh. Aku hanya tahu. Tetapi aku bisa membaca raut wajahmu. Bahwa dirimulah yang memikat hatiku. Ini aneh. Aku tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya.

Ketika melihat matamu, jantung ini berdetak tidak seperti biasanya. Aku bingung. Mengapa engkau bisa membuatku seperti ini?

Diam-diam aku menyimpan rasa ini. Mungkin, sampai aku mengenalmu aku pun menyimpan persaan ini. .

Aku menyimpan perasaan ini. Perasaan yang memang terjadi diantara aku dengan kamu. Mungkin tidak dengan mu, atau mungkin kita tidak saling sadar jatuh cinta di waktu yang bersamaan. Dan hal tersebut, hanyalah Tuhan yang tahu.

Disisi lain aku ingin mengungkapkan perasaanku yang sejujur-jujurnya dengan mu. Tapi apa daya? kodrat aku hanyalah sebagai perempuan, dan pasti setiap perempuan pun mempunyai perasaan gengsi yang terselip didalamnya. Ingin rasanya aku buang perasaan tersebut, tetapi sangat sulit. Tidak seperti yang kalian bayangkan.

Disisi lain juga, aku ingin menjadi... Menjadi seorang kekasih yang bisa menjadi semangat akan tergapainya cita-citamu. Disisimu. Disampingmu jika engkau membutuhkan seseorang yang bisa membuatmu bahagia.

Tetapi aku takut, aku takut jatuh dilubang yang sama. Semacam aku takut mencintai seseorang lagi, walaupun ia mencintai ku juga.

Aku membenci hal tersebut, yang telah menghancurkan perasaanku sebelumnya.

Akankah kamu ingin menjadi yang terakhir? Itulah yang kumau.

Tetapi aku tetap memilih diam.
Animated Blinking Gingerbread Man